• Home
  • About
  • Blog
  • Food
  • Travel
  • Beauty
  • Hype
  • Drama-Korea
facebook twitter instagram linkedin

melanoktavia

Mendongak ke atas sana disiang hari takkan ada apa-apa. Ya paling tidak terkena butiran hujan atau menatap awan sendu bergerumul. Takkan ada pancaran sinar matahari yang muncul memanaskan mata bola pingpongmu. Tunjuk kelangit mendung itu, selain awan hitam, langit keabu-abuan, ada apa lagi disana?

“Eh, ada senyum manis bulan sabit disana”

“Tapi bukankah ini siang hari? Takkan mungkin ada bulan sabit terlihat”

Ku ambil cermin dan ku arahkan pada parasmu,

“coba saja kau lihat ke cermin, mukamu terlihat jelek saat bingung. senyummu sedang dipinjam langit untuk mencerahkan hari ini”

Hari berikutnya, coba lagi intip langit diatas sana. Memang sedang cerah dan terik. Mata bola pingpongmu kali ini mungkin tak kan kuat bila menatapnya.

“Tapi lihat kearah lain, awannya membentuk dua lingkaran indah memancarkan kesejukan”

“takkan ada matahari membuka cabang menjadi tiga!”

Masih saja dia tak percaya dengan apa yang ku katakan, ku ambilkan lagi cermin untuknya,

“pantas saja kau tak pernah percaya, matamu di pinjam langit untuk meneduhkan dunia, memberi keseimbangan untuk cahaya matahari”

Malamnya, kami melihat bintang bersama. Katanya, “bintang tak hanya muncul di malam hari”

“ya, aku tahu, bintang memang ada, tapi karena cahaya matahari, maka bintang tak terlihat disiang hari”

“tidak, bintang yang ini selalu terlihat disetiap aku melihat kedua matamu yang indah, entah pagi, siang, senja ataupun malam”


Langit mungkin menertawakan kami, tapi kami tidak pernah meminta biaya sewa untuk senyum dan mata kami.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
bukan dengan karena aku mengiyakanmu
bukan dengan karena aku mau beriringan denganmu
bukan dengan karena aku mau menggenggam tanganmu
bukan dengan karena aku mau selalu disamping
dan bukan dengan karena aku mau selalu mempercayaimu

bukan karena kau setampan edward cullen
bukan karena kau segagah jacob black
bukan karena kau se-charming harry styles one direction
bukan karena kau semenggemaskan anggry bird berwarna merah
bukan karena kau selucu panda yang sedang memakan daun bambu
dan juga bukan karena kau semempesona yong-hwa oppa

tapi
karena kamu adalah kamu
kamu yang mampu membuatku mengiyakanmu
kamu yang mampu mengatur posisimu hingga kita selalu beriringan
kamu yang mampu menggengam tanganku disetiap kita berjalan bersama
kamu yang mampu membuatku selalu disampingmu
kamu yang selalu membuatku mempercayaimu untuk selalu tersenyum bersama

ini bukan tentang angan dan khayal tapi ini tentang bagaimana berjuang bersama. ini bukan tentang masa lalu tapi ini tentang masa depan bersama. ini bukan tentang keraguan tapi tentang pantas untuk dipercaya. dan ini bukan tentang membuat senyuman tapi tentang bagaimana selalu ada disaat suka dan duka.

karena "tanpa karena" aku menyayangimu. karena setiap yang tulus tak perlu alasan. cukup berusaha melakukan yang terbaik untuk bersama. bukan terbaik hanya untukmu atau hanya untukku saja.

terimakasih, kamu.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
selamat malam yah,
malam ini udara terasa menusuk tajam di sekujur syaraf tubuhku.
entah kenapa aroma hujan malam ini menyumbat pernafasanku.

ayah,
apa dunia ini sebuas raja hutan?
apa kota ini terlalu sesak untuk melengkungkan senyum?
apa rumah ini terlalu sempit untuk kita bergandeng tangan?

ayah ini ayah terhebat di dunia. ayah yang ini ayah yang paling kuat di hidup kami. ayah ini ayah yang paling tangguh di hati kami. ayah yang tak pernah membagi duka. ayah yang selalu tersenyum dibalik lelahnya. ayah yang tak ingin orang-orang yang dicintainya tertegang pucat mengkhawatirkannya.

yah, terimakasih telah mengajarkan kekuatan paling hebat sedunia. bagaimana cara bertahan hidup. bagaimana cara tersenyum dibalik kerasnya hidup. bagaimana cara menjadi orang yang paling berkomitmen teguh dikehidupan.

yah, mungkin memang saat ini aku belum bisa membawakan bintang dan bulan buat malam ayah, belum bisa memberikan matahari dan awan sejuk di siang ayah, belum bisa mebawakan pelangi setelah hujan badai yang menghampiri ayah. tapi untuk terus membuat ayah tersenyum bahagia apapun akan aku lakukan.

untuk ayah pling hebat sedunia. semoga ayah semakin bahagia dan semakin tenang disana. kami disini selalu mendo'akan untuk kebahagiaan ayah. dan akan terus berusaha menjadi kebanggaan dihati ayah.

salam rindu dariku untukmu yang selalu dan tak pernah habis untuk dirindukan, ayah.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ketika rintikan hujan, hembusan angin malam, jantung yang berdegup kencang.
Ketika hati yang tak tahu harus berkata apa.
Ketika mulut tak mampu untuk berbisik.
Kunang-kunang tersenyum merendah kala melihat kita.
Bersinar membentuk cahaya berisyarat kan anggukan untukmu.
Bintang-bintang bercahaya membuat gugusan.
Membentuk inisial menembus hatiku.
Bulan melengkungkan senyum.
Memberikan kehangatan untuk dinginnya malam.
Dan ketika kau menghilang bayanganmu menjauh.
Tiba-tiba muncul gugusan rindu yang berbisik namamu.
Iya-kan saja dan berharap tak akan ada sesal nantinya.
Iya-kan saja dan lakukan yang terbaik.
Iya-kan saja dan percaya padanya yang takkan membuatmu menangis, janjinya.

Jangan pernah ingkari janji, untuk 1 kali ingkari janji maka bayarannya ketidakpercayaan ditiap waktu.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Kopi hangat di tengah rintik hujan.
Menenangkan pikiran, katamu.
Mencerahkan hujan, bisikmu.
Menghangatkan suasana, katamu.
Kopi hangat di pinggiran senja.
Mengharumkan sepanjang hari, katamu.
Mengindahkan soremu, katamu.
Menjadikan orange di mataharimu.
Kopi hangat selalu beraroma ditiap harimu.
Kopimu terlihat hitam tak berwarna cerah.
Tapi mampu menyempurnakan harimu.

Caramu membuat kopimu.
Caramu meminum kopimu.
Caramu menghidangkan kopimu.
Caramu  meniup-niupkan kopimu.
Dan semua caramu bersama kopimu.
Membuat aku menyukaimu dan kopi.

Aku jatuh cinta.
Padamu dan kopi.
Pada caramu.
Pada keindahanmu.
Pada aromamu.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Siang ini disudut tempat yang sama, pada hati yang baru.

Terlihat berbeda untuk semua yang kutatap dengan dua bola mataku. Bunga-bunga terlihat bermekaran cantik hingga harumnya tak lenyap terbawa angin. Matahari yang biasanya menyengat ternyata bersinar teduh. Angin yang berhembus menggodaku untuk bernyanyi tentang rasa bersyukur. Kupu-kupu cantik yang menggelitik mengajak ku berdansa bersama. Semua terlihat berwarna cerah dan indah. Awan, langit, rumput, semuanya iya semuanya indah. Termasuk sosok yang tiba-tiba mendekat yang awalnya ku kira hanya sebuah fatamorgana semata dari semua keindahan hari ini. tapi tidak, ternyata sosoknya makin mendekat dan makin terlihat jelas menghampiriku yang hanya duduk bersama duniaku sendiri ini. semua yang ku lihat indah nan elok makin berwarna sangat sangat indah ketika sosok itu makin lama makin menunjukkan nyatanya. Bak malaikat datang dari khayangan yang ku kira hanya untuk tempat berkumpulnya bidadari-bidadari cantik, terselip satu makhluk tampan tak terlukiskan yang membuat segalanya lebih berwarna terang dan membuatku mulai berdiri lalu melangkah maju mendekatinya.

Menawarkan segenggam warna indah untukku, sosok itu tersenyum manis. Sangat manis. Tak lepas lagi tatapanku kali ini pada mata indahnya, alisnya yang tebal, hidungnya, bibirnya yang melengkung layaknya pelangi memancarkan warna indahnya, juga semua pada setiap sudut wajahnya yang indah. Dan hatinya, ditawarkan agar aku mampu menjaganya. Ragu ku memuncak entah apa yang kutakutkan namun tatapannya sangat meyakinkanku menjawab mampu. Dan ku jawab “iya”, sambil berdo’a dalam hati “semoga tetap seperti ini, saling melengkapi, saling menyayangi, saling memberi warna indah dan saling memahami sampai nanti sampai seterusnya, sampai waktupun menyerah pada kekuatan kita berdua”. Aamiin J

Terimakasih untuk semua keindahan yang kau berikan sampai saat ini. terimakasih tetap menjagaku dan berbagi tentang dunia ku dunia mu. Terimakasih karena masih tetap menggenggam tanganku dengan erat tanpa spasi. Terimakasih masih menyayangiku dan kan ku kumpulkan semua janji-janji manismu yang kau lontarkan. Terimakasih lagi karena masih mampu menangani semua keributan mulut dan hatiku sampai saat ini.

Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku ku milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya kan begitu.
Tulus- teman hidup

Buat kamu yang semakin hari semakin menggemaskan J




Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Selamat malam, jarak dan waktu.

Maaf menyapamu terlalu larut malam. Maaf bila aku mengganggumu. Aku hanya ingin menyapa. Apakabarmu hari ini? sudah terlalu larutkah aku untuk bertanya tentang kabarmu kali ini? bagaimana dengan hari-harimu belakangan ini? bagaimana dengan kehidupanmu sampai saat ini? sudah sampai mana kebahagiaan yang kau dapat tanpa aku yang menemanimu?

Iya. Aku masih saja banyak cakap. Wanita yang banyak bicara, aku tau kau tak suka itu. Tapi aku masih saja jadi wanita yang banyak bicara. Apa kau masih membenciku? Atau masih kah kau mengingat yang dulu? Atau jangan-jangan kau memang sudah amnesia dan melupakan semua itu.

Kasian juga aku, yang masih saja mengingat semuanya. Semua hal kecil yang tak pernah kau ingat. Semua hal lalu yang kau lupakan begitu saja. Terlalu lama aku begini, bertanya-tanya sendiri sedang apa kau disana, bagaimana kabarmu, bagaimana harimu, bagaimana perasaan hatimu, siapa saja yang sudah membuatmu tersenyum hari ini? selalu saja seperti itu. Harusnya aku jenuh, tapi entahlah.

Terlalu jauh aku melangkah, mengitari jalan yang sama. Tapi jauhnya jarak yang ku tempuh dengan lintasan yang sama mungkin nantinya akan membuatku lelah. Tapi sekali lagi, entahlah. Aku juga tak mampu berharap lagi. Mungkin, diam-diam kamu yang berharap ditemukan ditempat persembunyianmu?

Dan kamu, Selamat Tanggal 11 Mei  (lagi) :))
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me



Holla, saya Melan. Kuli coding yang merangkap sebagai penulis diblog ini. Selain berbagi rasa, disini saya juga berbagi info-info menarik loh. Semoga bermanfaat buat temen-temen semuanya. Selamat membaca dan menikmati. Terima kasih, salam manis dan hangat ♥

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • Instagram

Categories

berbagimanisan foodhunter manisanmanis travelling

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  Mei (1)
      • Dirumah Aja Ya
  • ►  2019 (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (8)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
  • ►  2017 (8)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2016 (9)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2015 (7)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (7)
    • ►  November (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (6)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (3)
  • ►  2012 (11)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2011 (11)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Juli (2)

View

Friends

FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose